Apa jadinya para mahasiswa yang memiliki kecerdasan dan pengetahuan yang tinggi tetapi tidak memiliki citra diri yang berkarakter terpuji?
Adalah sebuah pertanyaan yang pantas dilontar bagi para mahasiswa saat ini. Dan jawabannya mungkin adalah maka tidak dapat diragukan lagi bahwa kehidupan mahasiswa yang begini di era globalisasi seperti saat ini hanyalah sekedar mahasiswa yang bisa diperjualbelikan dimana harga dari pengetahuan yang dimilikinya tersebut bisa dipermain-mainkan dengan sesuka hati oleh siapun.
Mungkin hal inilah yang ingini ditunjukkan oleh Antonis Scalia dari ungkapan perkataan di bawah ini :
“Bear in mind that brains and learning, like mucle, and physycal skills, are articles of commerce. They are bought dan sold. You can hire them by the year or by the hour. The only thing in the world Not For Sale is Character. And if that does not govern and dicect your brains and learning. They will do you and the world more harm than good”.
Memang tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa nilai atau pentingnya citra diri atau karakter terpuji tidak bisa dilepaskan dari kehidupan mahasiswa saat ini. Karena karakter tersebutlah yang tidak bisa dibeli dari dalam diri seseorang. Karena tanpa karakter ataupun citra diri yang kuat tersebut kita bukanlah siapa-siapa, kita hanyalah seonggokan rangka kering yang berjalan tanpa jiwa.
Oleh karena itu penting bagi kita untuk membangun citra diri yang kuat tersebut. Dimana kelak hal tersebut menjadi sebuah indentitas yang menonjol di dalam diri kita yang membuat kita berbeda dengan individu-individu lainnya.